Home PARTAI 5 Sikap Politik Partai Golkar

5 Sikap Politik Partai Golkar

INDONESIADAILYNEWS.CO -

Partai Golkar telah selesai menyelenggarakan Rapimnas dan Munaslub yang berlangsung dari tanggal 18-20 Desember 2017 di Balai Sidang JCC Senayan, Jakarta.

Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Kabinet Kerja Jokowi-JK dipercaya oleh seluruh DPD I dan DPD II untuk memimpin DPP partai Golkar paling tidak hingga 2019, pasalnya masa kepengurusan akan dibahas kembali pada Rapimnas yang akan datang.

Sebagai partai yang menjadi pilar demokrasi republik ini, sejogjanya mampu bersikap baik bagi internal maupun dalam menyikapi kondisi bangsa, berikut pernyataan politik Golkar yang dibacakan oleh Ibnu Munzir, Ketua Bidang Keanggotaan dan Kaderisasi bertindak sebagai Ketua SC Munaslub,

1. Sebagai Partai yang sejak kelahirannya berjuang untuk menegakkan dan mengamankan Pancasila dan keutuhan NKRI, Partai Golkar prihatin dengan berkembangnya paham, aliran dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila serta terjadinya tindakan intoleransi dan persekusi yang dapat mengancam kebhinekaan dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila secara demokratis, partisipatif dan edukatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Partai Golkar bersama dengan partai politik lain dan masyarakat akan memperjuangkan lahirnya RUU Pengamalan Nilai-nilai Pancasila.

2. Dalam rangka mewujudkan penyelenggara negara yang bersih dan bebas korupsi, Partai Golkar mendesak aparat penegak hukum,  POLRI, Kejaksaan dan KPK untuk bersinergi dalam pemberantasan korupsi secara adil, tidak tebang pilih, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.  Sejalan dengan itu, Partai Golkar tidak setuju terhadap setiap upaya yang bertujuan untuk melemahkan KPK.

3. Partai Golkar mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil diatas 5 %, keberhasilan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan industri manufaktur dan pembangunan kewilayahan Indonesia Sentris. Partai Golkar memahami  upaya pemerintah untuk mengatasi pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan masih menghadapi banyak kendala. Karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah yang memberikan prioritas pada program-program pro-rakyat sekaligus menginstuksikan kepada Kepala-Kepala Daerah kader Partai Golkar untuk membuat program padat karya guna mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat.

4. Dalam rangka mendukung perjuangan bangsa Palestina meraih kemerdekaanya, Partai Golkar mengapresiasi langkah-langkah dan sikap tegas Presiden RI Joko Widodo yang pro-aktif menggalang dukungan negara-negara OKI dan Uni-Eropa untuk mempercepat penyelesaian perdamaian di Palestina. Senafas dengan itu, Partai Golkar mendukung Yerusalem Timur sebagai Ibukota Palestina.

5. Sebagai pilar utama demokrasi dan institusi yang menjalankan rekrutmen politik, partai politik harus berintegritas. Karena itu Partai Golkar berkomitmen untuk mewujudkan politik bersih, transparan, dan menjunjung tinggi etika politik yang bersumber dari ajaran agama dan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Bagi Partai Golkar berpolitik adalah ibadah dan perbuatan mulia yang diabdikan bagi kemaslahatan bangsa dan negara.

Agenda Munaslub dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo. Sedangkan penutupan dilakukan oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang juga Ketum DPP partai Golkar periode 2004-2009.
Sejumlah tokoh yang hadir pada prosesi pembukaan Munaslub diantaranya adalah Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati dan juga Ketua Umum partai Perindo, Hary Tanoe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × one =