Home PEMILU Pileg KPPI Kejar Target 30% Keterwakilan Caleg Perempuan

KPPI Kejar Target 30% Keterwakilan Caleg Perempuan

INDONESIADAILYNEWS.CO -

Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) akan menyusun daftar calon legislatif perempuan potensial dari seluruh partai peserta pemilu, di seluruh dapil se-Indonesia untuk disosialisasikan kepada masyarakat guna mendorong keterwakilan perempuan 30 persen dalam parlemen.

“Kami akan susun daftar caleg potensial di masing-masing partai. Kami akan tawarkan nama-nama caleg potensial itu kepada masyarakat untuk dipilih, kepada seluruh stakeholder, termasuk kepada media untuk bisa dielaborasi dan diberikan slot pemberitaan, tanpa perlu melihat asal usul partainya,” ujar Ketua Umum DPP KPPI Dwi Septiawati Djafar di Jakarta, Kamis (31/08/2017).

KPPI merupakan gabungan perwakilan kader perempuan dari 10 partai parlemen ditambah Partai Bulan Bintang. Perwakilan perempuan yang berada di KPPI merupakan rekomendasi dari masing-masing ketua umum partai.

Menurut Septiawati, KPPI sangat berkepentingan mewujudkan keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen di parlemen sesuai bunyi dari Undang-Undang Pemilu.

Menurut dia, upaya menyusun daftar caleg potensial dari seluruh partai akan dilakukan dengan mengacu pada empat kriteria, yakni memiliki rekam jejak baik, diberikan nomor urut satu oleh partainya, ditempatkan di daerah pemilihan yang merupakan basis massa partai serta mempunyai kredibilitas, moral dan etika yang bisa dipertanggungjawabkan.

Septiawati menyampaikan berdasarkan hasil survei, 60% caleg perempuan yang berhasil terpilih di parlemen pada pemilu legislatif 2014 adalah caleg perempuan yang diberikan nomor urut satu oleh partainya.

Dia mengungkapkan sejatinya KPPI sudah mengusulkan agar UU Pemilu mewajibkan setiap partai memberikan 30% slot nomor urut satu dari seluruh dapil untuk caleg perempuan, namun hal itu tidak berhasil dimasukkan dalam undang-undang.

Oleh karena itu, KPPI akan mencoba melobi seluruh ketua umum partai agar menyediakan sedikitnya 30% slot nomor urut satu bagi caleg perempuan dalam Pemilu Legislatif 2019.

“Kami meyakini usulan kami akan didengar seluruh ketua umum partai dan memiliki daya dorong tersendiri, karena kami organisasi perempuan perwakilan partai-partai yang memang keanggotaannya direkomendasikan ketua umum masing-masing partai,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty + eight =