Home PARLEMEN Margarito Kamis Usulkan Komposisi Pimpinan Legislatif Proporsional

Margarito Kamis Usulkan Komposisi Pimpinan Legislatif Proporsional

INDONESIADAILYNEWS.CO -

Pengamat politik Margarito Kamis mengatakan usulan penambahan kursi pimpinan MPR dan DPR RI pada revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau MD3 harus ada dasar hukum dan landasan kostitusionalnya.

“Usulan penambahan kursi pimpinan MPR dan DPR RI, bukan isu konstitusi,” kata Margarito Kamis pada diskusi “Revisi UU MD3 dan Penambahan Kursi Pimpinan MPR/DPR” di Media Center MPR/DPR/DPD RI, Senayan Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Menurut Margarito, usulan penambahan kursi pimpinan MPR dan DPR RI tersebut muncul dari perkembangan situasional kekuatan politik di DPR RI.

Semula kekuatan politik di DPR RI terbelah dalam dua kekuatan, yakni Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH), tapi setelah anggota koalisi KMP satu persatu bergabung ke partai pendukung pemerintah maka muncul usulan tersebut.

“Usulan ini situasional dan tidak fundamental,” tegasnya.

Menurut Margarito, pimpinan MPR dan DPR RI sepatutnya didasarkan pada hasil suara terbanyak pada pemilu, yakni dengan pola proporsional.

Ketua MPR dan Ketua DPR RI adalah dari partai pemenang pemilu, berikutnya wakil ketua MPR dan DPR RI adalah dari partai pemenang kedua hingga kelima.

“Kalau saat ini, pimpinan MPR dan DPR RI diduduki bukan dari partai pemenang pemilu, itu anomali,” ucapnya.

Margarito mengusulkan DPR RI melakukan revisi UU MD3 sesuai isu konstitusional, yakni mengembalikan komposisi pimpinan MPR dan DPR RI secara proporsional. Pimpinan MPR dan DPR RI saat ini dipilih berdasarkan paket dari KMP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seventeen − thirteen =