Home PARLEMEN DPR Pemerintah Daerah Harus Fokus Kembangkan Pariwisata di Daerahnya

Pemerintah Daerah Harus Fokus Kembangkan Pariwisata di Daerahnya

INDONESIADAILYNEWS.CO -

Abdul Fiki Faqih, Wakil Ketua Komisi X DPR RI dalam kegiatan Bimbingan Teknis Sinkronisasi Promosi Pariwisata Pasar Asia Tenggara yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata (06/10/2017) mendorong agar pemerintah daerah fokus pada potensi kota dan kabupaten setempat dalam pengembangan pariwisata lokal.

Terdapat tiga kunci dalam pengembangan destinasi pariwisata, yakni Amenitas, Aksesibilitas dan Atraksi. Menurut Fikri, jika suatu daerah tidak dapat mengandalkan ketiga kunci tersebut, maka pemerintah daerah perlu memfokuskan pada salah satunya.

Ia mencontohkan, dari segi atraksi, Kota Tegal terbilang kurang unggul jika dibandingkan dengan kota/kabupaten di sekitarnya. Untuk itu, ia menyarankan agar Kota Tegal mengunggulkan aspek amenitas.

“Infrastruktur di Kota Tegal sudah cukup memadai, misalnya ketersediaan hotel berbintang yang jumlahnya lebih banyak daripada di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes,” imbuhnya.

Selain mengunggulkan salah satu kunci tersebut, yang juga penting menurut anggota legislatif dari Dapil Jawa Tengah IX ini adalah membangun kerjasama dengan pemda sekitar. Ia mengatakan, “Membangun pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kerjasama dengan daerah sekitar”.

Ia menyoroti belum ada kerjasama yang baik dalam membangun pariwisata di tiga kota dan kabupaten yakni Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes yang merupakan daerah pemilihannya tersebut.

Fikri mencontohkan hal tersebut belum terlihat dalam proyek berkelas internasional, Museum Semedo di Kabupaten Tegal.

Ia mendorong agar pemerintah daerah di Dapilnya tersebut bersiap untuk mengambil peluang pariwisata yang akan makin terbuka nantinya dengan hadirnya Bandara Internasional Kertajati yang hanya berjarak sekitar 81 kilometer dari Tol Pejagan yang menghubungkan ke Kabupaten Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal itu.

Ia berharap langkah-langkah tersebut mampu mendorong jumlah wisatawan mancanegara yang saat ini baru sekitar 7 juta agar dapat memenuhi target pemerintah pada tahun 2019, yakni 20 juta wisatawan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 8 =